Rizqi Adinda Selvina SMAGA


Buah Kersen memiliki ragam warna. Dengan bentuk buahnya yang bulat, buah yang satu ini memiliki warna masak yang cenderung kemerahan. Hasil pengamatan singkat, warna kersen dipengaruhi oleh usia dari buah itu sendiri. Semakin muda, warna kulit buahnya cenderung kementahan tipis. Dan ketika masak, warna buah cenderung berwarna matang pekat. 
Buah Kersen cukup menarik untuk para burung. Hingga saat ini memang belum ada penelitian tengan pengaruh warna burung yang gemar makan buah kersen. Namun kenyataannya, semua burung penggemar buah kersen ini memiliki warna dan corak yang menarik. 
Beberapa burung yang kerap hinggap dan memanen buah kersen diantarnya; burung kemade, cucak hijau, pleci, burung walik, burung-madu, dan trucukan. Semua burung tersebut secara kebetulan memiliki warna bulu yang menarik. Mungkin saja, selain genetis dan evolusi warna burung yang semakin menarik, juga terdapat peran dari ragam warna pada makanan buah yang dimakannya.
Kandungan komposisi senyawa dalam 100 g buah kersen [Gemilang, 2012]
Kandungan komposisi senyawa dalam 100 g buah kersen [Gemilang, 2012]
Kajian terdahulu, buah kersen ditemukan dan terbukti memiliki banyak manfaat. Diantara hasil temuan manfaat itu adalah menurunkan kadar glukosa darah (Verdayanti, 2009), menangkal sel-sel rusak akibat radikal bebas dan menghambat penuaan dini (Nurkhasanah, 2013), dan kandungan organoleptik dan vitamin C (Octavia, 2014). Namun tekstur warna buah kersen yang sangat memukau mata ini, tampaknya belum ada yang mengkajinya. 

Kajian tentang manfaat warna untuk kehidupan, kita dapat belajar pada ilmu colourologi. Namun ilmu Colourologi ini belum banyak dikembangkan pada media terapi alternatif pada buah kersen. 
Colourologi atau semacam turunannya chromotheraphy atau menggunakan warna untuk tujuan kesembuhan kalah jauh dari racik obatan kimia. Tampak kemajuan Chromotheraphy cenderung maju dalam hal penjualan perkakas lampu dan kosmetik lipstik yang memang diarahkan pada peningkatan daya komsumsi publik saja. Adapaun Colourologi dan juga Chromotheraphy belum dimanfaatkan untuk mengkaji warna warni buah-buahan di Nusantara ini yang memang jago hasilkan buah tropis yang beragam, khususnya Colourologi buah kersen.
Barisan warna buah kersen yang memukau [doc. Foto Vistaphotography, 2017]
Barisan warna buah kersen yang memukau [doc. Foto Vistaphotography, 2017]
Untuk itu perlu kiranya dilakukan kajian mendalam dan kompleks terhadap warna buah kersen dan efeknya penyembuhannya dalam terapi warna. Kajian awal tentang terapi warna dan efeknya pada kesehatan pernah terulas oleh Adiati tahun 2014. Namun lagi-lagi, ulasan tentang Colourologi hanya semacam pintu masuk saja. Detail tentang Colourologi buah Kersen, belum. 
Hasil pengamatan singkat, buah kersen memiliki warna kemerahan pada saat masak. Tampak pada foto di atas, semakin masak, warna buah kersen semakin pekat dan kaut. Dalam kajian colourologi, merah merupakan warna yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. 
Untuk lebih detailnya, kita dapat melakukan Chromotheraphy pada video buah kersen di bawah ini. 
dan untuk mengenal ekologi dan cara memanennya, dapat dilihat pada video di bawah ini. 
Semoga kajian tentang buah kersen ini semakin banyak yang memperhatikan. Buah kersen yang telah terbukti disukai para burung, memiliki kandungan manfaat untuk kesehatan, namun warna buah kersen yang memukau ini belum banyak yang memperhatikan untuk kepentingan chromotheraphy dalam kajian colourologi. 
Semoga pembaca mendapatkatkan manfaat chromotheraphy pada saat membaca artikel "Colourologi Buah Kersen" ini.

Terima kasih. 
Sumber: https://www.kompasiana.com/es_lodheng/5a29699cb46426768670bca3/colourologi-buah-kersen 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

www.sma3rembang.sch.id - REMBANG,  Sabtu (5/10) SMA Negeri 3 Rembang merayakan hari terakhir Diesnatalis yang dimeriahkan oleh Sholawatan bersama Habib Anis Bin Syahab dengan iringan hadroh dari Ashabul Kahfi. Diesnatalis adalah suatu peringatan atas hari lahir yang di dalam sejumlah besar budaya dianggap sebagai peristiwa penting yang menandai awal perjalanan kehidupan (Wikipedia Bahasa Indonesia). Kegiatan tersebut diselenggarakan dari hari Kamis 3 Oktober sampai tanggal 5 Oktober. Para siswa dan guru sangat antusias dengan kegiatan tersebut. Diesnatalis tahun ini memiliki Motto "KERJA KERAS, KERJA CERDAS, KERJA IKHLAS".

Kepala sekolah, Ka. Kesiswaan, Ketua Penyelenggara, dan Ketua Osis mendampingi Habib dari dimulainya kegiatam sampai selesai. Beberapa tamu undangan pun turut  hadir memeriahkan. Tamu undangab tersebut merupakan perwakilan dari beberapa instansi dan sekolah di lingkungan sekitar SMA Negeri 3 Rembang. Kegiatan Sholawatan berakhir pada pukul 15.00 WIB lalu dilanjutkan dengan penerbangan 1000 balon Harapan.

Penutupan Diesnatalis ditandai dengan penerbangan 1000 balon harapan. Dimeriahkan oleh Band Lokal GNL yang mengover lagu "Selamat Ulang Tahun" dari Zamrud untuk mengiringi penerbangan balon. Dimana satu balon tersebut untuk mewakili harapan seorang siswa kepada SMA N 3 Rembang. Penerbangan 1000 balon diawali oleh penerbangan 60 Balon yang diterbangkan dari perwakilan OSIS, dibawah balon digantungkan Banner yang bertuliskan "28 Tahun SMAGA Rembang" dengan harapan agar sekolahnya mampu bersaing dengan sekolah lain baik dalam potensi akademik maupun non akademik.

Penulis : Febiana Rizki
Fotografer : Nur Wahidatun N dan Putri Aprillia S.
Sumber foto lain : IG (@smaga_rembang)
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

www.sma3rembang.sch.id-REMBANG, senin (04/11) pukul 16:30 WIB. Keajaiban ini atau lebih tepatnya disebut dengan fenomena awan pelangi tidak hanya terjadi di daerah Palestina saja akan tetapi fenomena ini juga terjadi di Indonesia yaitu di langit sekitar SMA Negeri 3 Rembang.

Beberapa siswa sempat mengabadikan momen yang langka itu dengan mengambil beberapa foto. kemudian mereka memposting di berbagai media sosialnya. banyak siswa beranggapan bahwa itu UFO dan ada sebagian yang beranggapan bahwa itu pelangi yang tertutup oleh awan.

" Iya saya melihat fenomena alam tersebut secara langsung saat berada di sekitar halaman sekolah SMA Negeri 3 Rembang". ujar umrotun nikmah yaitu salah satu siswi SMA Negeri 3 rembang yang menyaksikan secara langsung fenomena tersebut.

Yang jelas fenomena ini disukai oleh banyak generasi milenial karena di waktu yang sama siswa dan siswi SMA Negeri 3 Rembang banyak yang menggugah di sosial medianya berdasarkan bukti-bukti fakta kejadian fenomena tersebut.

Penulis: Arba'atur Rizqiana AJ
Fotografer: Yumrotun Nikmah
Penyelaras: Wawan Syafaat
Editor: Wawan Syafaat
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

www.sma3rembang.sch.id - PEMBELAJARAN SAINTIFIK, Ini adalah proyek pembelajaran mapel geografi. Namanya adalah Peta Persebaran Barang Tambang. Dipeta inilah, persebaran barang tambang se-Indonesia dapat kita ketahui.

Ada cerita dalam peta ini. Peta ini adalah tindak lanjut dari pembelajaran mapel geografi kelas XI semester pertama dengan materi Teknik Pembuatan Peta yang nantinya kami akan mendapatkan nilai. Kami membuat peta ini dengan langkah yang sederhana. Pertama, kami membuat peta Indonesia sesuai prosedur. Kedua, kami mengumpulkan data sekunder tentang persebaran tambang. Ketiga, setelah itu kami masukkan data tambang tersebut pada titik-titik lokasi peta yang kemudian. Lanjut keempat, kami warnai peta persebaran tambang yang ada. Dan terakhir, langkah kelima, kami sempurnakan identitas peta termasuk didalamnya adalah catatan legenda.

Tentu saja ini bukan karya terbaik dari kami. Kami akan tetap membuat karya yang kemudian akan kami publish di website ini. Apalagi dengan belajar seperti ini, kami dapat pengalaman banyak tentang pembuatan peta dan persebarannya.

Semoga produk pembelajaran ini bermanfaat untuk kami dan semuanya. Salam menulis dari kami, SMA Negeri 3 Rembang.

Penulis: Arba'atur Rizqiana AJ
Fotografer: Admin
Editor: Admin
Penyelaran: Admin

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

www.sma3rembang.sch.id - REMBANG,  Selasa (05/11) SMA Negeri 3 Rembang menggelar Pelatihan Jurnalistik Bagi OSIS, Pramuka, dan KIR. Sejumlah 50 peserta dilibatkan dari perwakilan Osis, Pramuka, dan KIR. Pelatihan jurnalistik ini akan difokuskan menulis berita di website SMA Negeri 3 Rembang.

"Pelatihan Jurnalistik ini diharapkan menjadi pintu masuk para siswa dalam menghasilkan karya jurnalistik dibidangnya," tegas Sukarno, M.PFis, Kepala SMA Negeri 3 Rembang saat membuka pelatihan. 

Selama dua hari ini pelatihan dilaksanakan dengan pendampingan para Bapak Ibu Guru Pendamping OSIS, Pramuka, dan Ekstrakulikuler. "Kami pingin merealisasikan majalah digital usai pelatihan ini," harap Wawan Syafaat, S.Pd Waka Kesiswaan SMA Negeri 3 Rembang. 

Penulis: Admin 
Fotografer: 
Penyelaras: 
Editor: 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Program Unggulan SMA Negeri 3 Rembang
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Senja di Sudut Semarang

Tugu muda 
Kala itu di sore yang cerah, kaki ini berpijak ditanah bukan kelahiran. Tanah di pulau Jawa ini menyimpan sejuta keragaman di Provinsi Jawa Tengah.
Semarang. Ya, wilayah yang tidak asing lagi didengar dan dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai Ibukota Provinsi Jawa Tengah.

Beberapa tempat yang saya kunjungi di Semarang memiliki kesan menarik untuk saya ulas, dan dalam tulisan ini, akan saya sampaikan beberapa kesan tak terlupakan dari Kota Semarang.

Senja, 9 Oktober 2019 menemani saya dalam perjalanan singkat menjelajah Kota Semarang. Berawal dari kawasan Semarang Utara, di Smart Budget Hotel saya mengistirahatkan badan sejenak.
Potret lingkungan dari lantai 2 smart budget hotel
Kamera yang saya bawa selalu standby mendampingi untuk memotret objek, mulai dari yang biasa saja hingga luar biasa. Ada pelajaran yang saya dapatkan dari fotografi. Sudut pandang luar biasa akan merubah sesuatu yang biasa saja . 
Burung dan kabel listrik (shot by canon eos 80D)
Langit senja dan siluet daun bambu


Entah sudah berapa mil jejak yang tertinggal. Ribuan kenangan menyertai setiap langkah kaki yang berjalan. Bayang semu yang mulai melukiskan kerinduan dengan seseorang diangan-angan.

Semarang. Kisahmu terlalu panjang untuk ku tuliskan. Hanya potret disetiap sudut kotamu yang mampu ku pamerkan. Dan disinilah kebahagiaan baru mulai singgah dan ikut mewarnai perjalanan singkat.


Share
Tweet
Pin
Share
2 comments
Newer Posts
Older Posts

About me

Labels

  • Arba'atur Rizqiana AJ
  • aulia risma azzahra
  • Diesnatalis
  • etika gambar
  • gerakan pramuka
  • gula merah
  • guru biasa
  • jurnalistik
  • Kolourologi
  • kwarcab rembang
  • kwarda jateng
  • legen
  • metodologi video
  • modal sosial
  • pertihusada jateng
  • pranti
  • Program Unggulan SMA Negeri 3 Rembang
  • rembang
  • semarang
  • siwalan
  • sma n 1 pamotan
  • sulang
  • traveling
  • Vihara Ratanavana Arama

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • ▼  2019 (18)
    • ▼  November (11)
      • pembelajaran biologi yang sangat menyenangkan
      • Menilik Modal Sosial Masyarakat Nelayan
      • Aku Rindu Guruku yang Apa Adanya
      • Membaca Kebenaran dalam Video Dokumenter
      • Etika Memajang Gambar untuk Branding Kegiatan
      • Panduan Praktis Saat Berkunjung ke Vihara Ratanava...
      • Kolourologi Buah Kersen
      • Penerbangan 1000 Balon Harapan Menandai Berakhirny...
      • KEAJAIBAN DI LANGIT SMA NEGERI 3 REMBANG
      • PETA PERSEBARAN BARANG TAMBANG
      • SMA NEGERI 3 REMBANG MENGGELAR PELATIHAN JURNALIST...
    • ►  October (3)
    • ►  September (4)

Created with by ThemeXpose